Hari Pramuka ke 57 tahun 2018 di Desa Suniarsih, Resmi ditutup Gubernur Jateng H.Ganjar Pranowo SH

INDONESIASATU.CO.ID:

Tegal - Bertempat di Bumi Perkemahan Martoloyo Ds. Suniarsih Kec. Bojong Kab. Tegal kegiatan Upacara Hari Pramuka ke-57 Th. 2018 dan Penutupan PERANSAKA Ke-VII. Resmi ditutup oleh Gubernur Jateng H. Ganjar Pranowo SH . MJP dan Pemimpin Upacara Ananda Zacky Febrian Permana Siswa SMA N 2 Slawi. Acara yang diselenggarakan oleh Kwarda Jateng dan dihadiri  1.500 orang

Turut hadir dalam kegiatan Tersebut  Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo.SH . MJP, Jajaran Forkompinda Prov. Jateng, Plt. Bupati Tegal Dra. Umi Azizah, Ka. Kwarda Jateng Dr. Ir. Slamet Budi Prayitno M.Si, Sekda Kab. Tegal dr. Widodo Joko Mulyono M.Kes, M.M, Para Bupati dan Walikota Se-Jawa Tengah, Dandim  0712/Tegal di wakili Kasdim 0712/Tegal Mayor Inf. Ahmad Aziz, Para Ketua Kwarcab Kota dan Kab. Se-Jawa Tengah, Para Assisten dan Ka. OPD Se-Kab. Tegal, Dandim 0713/ Brebes Letkol Inf A . Hadi, Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Priyanto SIK,MH, Pabandiya wanmil Sterdam IV / DIP Mayor Inf. Agus S, Kasubditbintibluh Polda Jateng AKP M. Toha S,H Mewakili Kapolda Jateng.

Dalam peserta upacara terdiri dari Delapan Kompi Penegak dan Pandega perwakilan masing-masing kota dan kabupaten sejawa tengah, Empat Kompi Penggalang dari perwakilan kota dan kabupaten sejawatengah dan satu Kompi Korsik Satpol PP Kab. Tegal.

Dalam  Sambutan Gubernur Jateng H. Ganjar Pranowo, SH. MJP mengatakan Hadirin yang berbahagia Teriring rasa syukur Alhamdulillah ke Anak- serta Hadirin yang hadirat Tuhan Yang Maha Esa, kita masih diberi nikmat sehat dan kesempatan, sehingga da bersama-sama hadir di Lapangan Bumi Perkemahan Martoloyo, Desa Suniarsih, Kecamatan Bojong, Kabupa ten Tegal, menyertai "Peringatan Ke-57 Hari Pramuka Tingkat Jawa Tengah dan Penu-tupan Perkemahan Antar Satuan Karya (Peransaka VI Kwartir Daerah (Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Tengah Tahun 2018". Untuk itu, terlebih dulu saya sampaikan "terima kasih" kepada Kwarda Jateng dan Kwartir Nasional (Kwarnas) atas Tanda Penghargaan Dharma Bhakti yang saya terima sesaat sebelum upacara ini berlangsung.

Secara pribadi saya merasa mongkog menerima tanda penghargaan tersebut, meski dalam hati saya juga bertanya-tanya, bhakti apakah yang sudah saya berikan untuk Kwarda Jateng hingga saya menerima penghargaan dan sekaligus merupakan tantangan, bahwa saya harus berbuat lebih banyak lagi untuk kepramukaan di Jateng Hal yang sama hendaknya juga ada di benak kakak-kakak, adik-adik, juga anak- anakku Pramuka yang saya harapkan senantiasa memegang tequh Satya dan Dharma Pramuka.

Dengan demikian, apa yangdiucapkan, maka itu adalah hasil pikiran dan kemudian diejawantahkan dalam perbuatan yang mengarah pada kebenaran. Saya percaya Pramuka bisa melakukannya. Gerakan Pramuka itu hebat. Saya sampaikan demikian karena sampai hari ini dan Insya Allah sampai akhir jaman pun, Pramuka tetap Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia". Buktinya, lokasi ini bersih dan ada tempat sampah.

Sampai hari ini dan Insya Allah sampai akhir jaman pun, Pramuka tetap Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia".Buktinya, lokasi ini bersih dan ada tempat sampah di pojok-pojok tertentu.Beberapa dari adik- adik, saya lihat juga membawa peples.Di meja depan, Alhamdulillah pakai gelas kaca.Itu bukti kalau Gerakan Pramuka sudah berusaha meminimalisir sampah, termasuk sampah plastik.Semoga hal demikian itu tidak hanya terjadi di hari ini, tetapi menjadi perilaku sehari-hari.tu selaras pesan Bapak Pandu Dunia Baden Powell, "Bagi mereka yang mempunyai mata untuk melihat dan telinga untuk mendengar, hutan sekaligus merupa-kan perkumpulan dan kuil/ candi. Maka di semua tempat dan kegiatan, itulah wahana menempa diri mengamalkan Satya dan Dharma Pramuka.

Saya percaya, Gerakan Pramuka juga bisa menjadi pioneer dalam memperkuat jalinan keberagaman di tanah air. Buktinya saat berkegiatan di tingkat nasional pun, seperti Kemah Budaya yang sedang berlangsung 16-22 September di Bumi Per-kemahan Kayu Bura, Kabupaten Parigi, Sulawesi Tengah, yang ada hanyalah semangat saling belajar, saling mengerti dan mema-hami. Mereka saling mengunjungi tenda, saling mencicipi hidangan masing-masing peserta.

 Demikian yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf atas segala kekurangan. Semoga Allah SWT memberkahi langkah kita, ikhtiar kita, merajut kemajemukan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dirgahayu Gerakan Pramuka. Jayalah Pramuka, jayalah Indonesia.

Sementara Kasdim 0712/Tegal Mayor Inf Aziz mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-57 kepada Gerakan Pramuka di seluruh tanah air. Harapan kami dan para panitia penyelenggara disini tentunya ingin memberikan dan menyuguhkan yang terbaik, karena inilah momentum yang tepat untuk meningkatkan peran Pramuka sebagai elemen perekat NKRI.

Hal ini tercermin pada serangkaian kegiatan Perkemahan Satuan Antar Karya atau Peransaka yang digelar selama enam hari berturut-turut mulai dari tanggal 16 hingga 21 September di Bumi Perkemahan Martoloyo ini sebagai bagian dari peringatan Hari Pramuka ke-57.

Kegiatan Peransaka yang mencakup berbagai aktivitas kreatif, produktif, edukatif, inovatif dan rekreatif ini diikuti oleh hampir seribu orang peserta dan pembina pendamping dari berbagai kontingen cabang se-Jawa Tengah.(Nur-pen)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita