Kasdim 0712/Tegal menghadiri Upacara Peringatan Hari Bela Negara Tahun 2017 Kab Tegal

WARTAMILITER.COM,TEGAL - Kasdim 0712/Tegal Mayor Inf Sugihartono menghadiri Upacara Peringatan Hari Bela Negara Tahun 2017 tingkat Kabupaten Tegal yang dilaksanakan di Halaman Belakang Pemkab Tegal dengan Inspektur Upacara Wakil Bupati Tegal Hj Umi Azizah dan Komandan Upacara Pelda Ahyanto Anggota Koramil 07/Adiwerna. Selasa (19/12)

Amanat Presiden Republik Indonesia pada Upacara Peringatan Hari Bela Negara Tahun 2017 yang dibacakan oleh Wakil Bupati tegal selaku Inspektur Upacara, Presiden menyampaikan bahwa pada momentum peringatan hari Bela Negara hari ini, mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk melakukan aksi nyata dalam pembelaan negara.

Memasuki era milenium ini, tantangan dan ancaman terhadap kedaulatan negara dan keutuhan wilayah maupun keselamatan segenap bangsa tidak lagi bersifat tradisional atau ancaman militer, tetapi sudah bersifat multidimensioanal dan berada di setiap lini kehidupan. Oleh karena itu, bentuk aktualisasi kecintaan kepada tanah air atau patriotisme dan nasionalisme sudah barang tentu jauh berbeda dengan era perjuangan para pendahulu kita, karena bentuk dan sifat ancaman yang dihadapi pun berbeda.

Presiden juga menyampaikan bahwa upaya mewujudkan kedaulatan pangan adalah Bela Negara. Upaya untuk bisa tegak berdiri di kaki sendiri secara ekonomi juga adalah upaya Bela Negara. Upaya kita melawan ancaman kemiskinan, keterbelakangan dan ketertinggalan adalah upaya Bela Negara. Negara ini akan menjadi kokoh dan besar ketika bisa memberikan kemakmuran dan kesejahteraan bersama. 

Oleh karena itu, Bela Negara memiliki spektrum yang sangat luas di berbagai bidang kehidupan, mulai dari politik, ekonomi, sosial dan budaya. Bela Negara bisa dilakukan oleh setiap warga negara yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari sesuai peran dan profesinya.

Pada kesempatan yang baik ini, Presiden ingin mengajak seluruh warga negara untuk membangun kesadaran bersama bahwa kelangsungan hidup kita sebagai bangsa adalah totalitas dari seluruh kekuatan rakyat. Dengan kekuatan rakyat semesta maka bangsa ini akan mampu menghadapi segala ancaman dan tantangan. Itulah esensi dari sistem pertahanan rakyat semesta yang terbukti dalam sejarah bisa membuat Republik ini berdiri tegak. 

Presiden juga mengingatkan kita semua bahwa tugas sejarah kita adalah membela negara ini dari kemiskinan, keterbelakangan, kebodohan dan ketergantungan. Tugas Bela Negara ini adalah tugas yang maha berat yang ada di depan mata kita saat ini. Tapi dengan semangat persatuan, kerja keras dan perjuangan kita bersama, tugas sejarah itu bisa kita pikul bersama. PENDIM TEGAL